Terima kasih Atas kunjungannya

Senin, 19 April 2010

Untaian kata bijak 2.

Yang mungkin bisa membunuh kita adalah rasa takut, karena ketakutan itu muncul dari ketidaktahuan kita.


Orang yang membosankan ialah mereka yang bila ditanya bagaimana keadaannya akan bercerita panjang lebar perihal dirinya.


Kita menilai diri kita sendiri dari segala sesuatu yang kita rasa mampu kita lakukan, sedangkan orang lain menilai kita dari apa yang telah kita lakukan.


Kalau saya telaah kembali semua kekhawatiran ini, saya jadi teringat cerita seorang tua menjelang kematiannya, katanya ia sering khawatir dalam hidupnya, padahal yang dikhawatirkannya sebagian besar tidak pernah terjadi.


Jika kerut merut tertera di dahi kita biarkanlah itu asalkan mereka tidak tertera dihati kita, agar jiwa kita jangan menjadi tua.


Ketika kita mengira semua harapan sudah sirna, biasanya muncul secercah cahaya yang yang tidak kita ketahui darimana asalnya.


Kelemahan tubuh bukanlah kelemahan yang sejati, kelemahan sejati adalah kelemahan jiwa, karena orang yang lemah jiwanya sering menggunakan kekerasan sebagai senjata.


Ingatlah bahwa orang lain bisa saja membenci kita, tetapi jika kita meladeninya dengan membenci mereka, berarti kita merusak diri kita sendiri.


Berharaplah yang terbaik, tetapi bersiap-siaplah untuk menghadapi segala kemungkinan yang terburuk.


Kesetiaan itu sering tergantung dari kekaguman, karena itu jika sudah tidak ada dan tidak bisa lagi mengagumi maka sangat sulit untuk setia.


Orang yang membiarkan dirinya berbohong sekali, akan menyadari bahwa lebih mudah untuk berbohong yang kedua dan ketiga kali sampai akhirnya menjadi suatu kebiasaan.


Jika Tuhan tidak memberikan apa yang kita inginkan, Ia memberikan apa yang kita butuhkan.


Orang yang mengatakan hal-hal yang tidak sepatutnya dikatakan, akan mendengar hal-hal yang tidak ingin didengarnya.


Janganlah melupakan kebaikan-kebaikan kecil yang kita terima dari orang lain, dan janganlah mengingat-ingat kesalahan kecil yang telah diperbuat oleh orang lain terhadap kita.


Kesenangan yang kita nikmati akan hilang begitu saja jika kita mennginginkan lebih banyak lagi, berbahagialah orang yang tahu bagaimana caranya puas.


Kuningan yang digosok sampai berkilat, sering lebih mengesankan daripada emas yang masih kasar, karena itu waspadalah penampilan sering menyesatkan.


Kita harus percaya bahwa kebahagiaan itu ada, karena kalau kita tidak mempercayainya maka kebahagiaan itu tidak akan datang.


Kebahagiaan yang tidak habis-habisnya akan membosankan, itulah sebabnya kita mengalami pasang surut dalam kehidupan ini.


Kecerdasan adalah kecepatan untuk memahami segala sesuatu, sedangkan kemampuan adalah kesanggupan untuk bertindak bijaksana dalam menghadapi segala sesuatu.


Rahasia kebahagiaan adalah biarkan minat anda berkembang seluas mungkin, dan biarkan reaksi anda pada orang-orang dan benda-benda yang menarik perhatian anda bersifat bersahabat, bukan memusuhi.


Tugas yang kita hadapi sering kali bukan pilihan kita, tetapi kita bisa memilih bagaimana melaksanakannya. Kalau kita melaksanakannya dengan sungguh-sungguh hasilnya akan memberi kepuasan pada hidup kita sehari-hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar