Terima kasih Atas kunjungannya

Sabtu, 15 Oktober 2011

12 Cara mengatasi kesedihan.

12 Cara Mengatasi Kesedihan

Hidup seakan menjadi tidak nyata setelah kehilangan sesuatu yang sangat berarti. Belajar bagaimana cara menghadapinya, terlibat di dalamnya, dan masuk kembali ke dunia nyata ketika kita merasa sangat kesepian dan sedih adalah sebuah perjuangan yang terjadi dengan tingkat yang berbeda pada masing-masing orang. Meskipun tampaknya mustahil, ada beberapa hal yang spesifik yang dapat Anda kerjakan sekarang untuk membantu Anda melewati masa-masa sulit setelah kehilangan sesuatu yang amat berarti itu. Berikut ini 12 ide yang bisa Anda gunakan.



1. Sediakanlah ruang dan waktu Jiwa Anda butuh waktu untuk pemulihan.


Berilah ruang bagi diri Anda sendiri. Kurangi harapan-harapan Anda. Santai. Artinya jangan menyiksa diri Anda jika proyek-proyek atau tujuan-tujuan tak terlaksana seperti yang diharapkan.



2. Ceritakanlah.




ceritakanlah kepadaku tentang pedihnya sebuah kehilangan
yang terbang dihempas angin, diantara awan yang merah saga,,
dan hanya menyisakan pilu yang menikan di dada,,
dalam derap waktu yang bergegas,,
agar segera aku baluri hatimu,,
dengan sejuk, bening embun dan ketulusan cintaku

ceritakanlah kepadaku tentang perihnya pengorbanan
yang membakar habis segenap asamu
dan hanya meninggalkan sepotong lara mengendap di dasar kalbu
agar kubuatkan untukmu,,
sebuah rumah diatas awan,,
tepat di puncak larikan sang pelangi,,
yang kubangun dari setiap desir rindu
dan khayalan merangkai impian bersamamu,,
dari bilik hatiku, yang senantiasa percaya,,
kebahagiaan kita adalah,,
keniscayaan yang tak terlerai,,

Carilah teman dekat untuk mencurahkan perasaan Anda. Sangat penting untuk melepaskan kesedihan Anda dengan orang lain. Manusia diciptakan untuk menjadi makhluk sosial. Namun imbangilah hal ini dengan menyisihkan waktu dan ruang untuk sendirian.



3. Katakanlah “Selamat tinggal”.




Bila Memang Harus Berakhir..

Pergilah Jika Memang Harus...

Bila kau tak mencintaiku lagi
katakanlah mungkin aku mengerti
bila kau tak menginginkanku lagi
bicaralah karna aku peduli

bila memang harus berakhir
aku rela meninggalkan semua mimpiku
tapi bantu aku sadari
apa yang kau inginkan
katakanlah kepadaku
buatku mengerti

bila kau ingin lukai aku
lakukanlah buat aku menangis
bila kau ingin akhiri cintaku
tegaskanlah buat aku tak berarti

apa yang kau inginkan
katakanlah kepadaku
buatku mengerti...

tapi..
jangan kau menggantungkan cinta ini
jangan kau khianati..
jangan kau sakiti..
seperti ini, seperti ini..

Buatlah sebuah surat perpisahan kepada seseorang yang telah meninggalkan Anda. Itu adalah salah satu jenis penghilangan emosi yang dapat membantu proses penyembuhan. Namun jangan dipaksakan. Lakukanlah bila Anda merasa bahwa apa yang Anda lakukan itu baik.


4. Kenanglah.




Kenanglah aku jika tak mungkin lagi kita bersatu…
Ingatlah aku jika tak ada lagi aku di hatimu…
Ijinkan aku memandangmu jika tak mungkin lagi kita bertemu…
Lupakan semua jika tak ada lagi sisa asa di hatimu…

Rasa sesal mungkin telah melekat di hati ini,
membius di setiap kata dan tak mampu lagi untuk berbuat apa-apa.
Sudah jauh kini dirimu sulit untuk dibayangkan jika engkau akan kembali.
Rindu ini terpaku janji yang sulit untuk di ingkari,
entah apa yang terjadi jika aku memohon harapan lagi padamu.
Namun tak bisa ku ungkiri aku masih merasakan hadirmu walau aku tak sanggup mengungkapkan kepadamu.
Biarlah kenangan membiusku, hadirmu akan menjadi baris cerita dalam hidupku.
Walaupun aku harus melupakanmu tapi di dasar hatiku masih terbingkai namamu…


Kumpulkan semua benda kenangan Anda bersama orang yang Anda cintai yang berupa foto, hadiah-hadiah, surat-surat dan kartu-kartu. Tunjukkan koleksi tersebut kepada orang lain untuk mambantu Anda mencurahkan perasaan Anda.



5. Menangislah.


http://1.bp.blogspot.com/_P4URY8hrIcU/SSTzPD_CmsI/AAAAAAAAAcc/CTqM8hR1Ti8/s320/menangis.jpg

Menangislah bila harus menangis
Karena kita semua manusia
Manusia bisa terluka, manusia pasti menangis,
dan manusia pun bisa mengambil hikmah

Kapan terakhir kali Anda menangis? Saat menonton film sedih, saat bertengkar dengan kekasih, atau sudah lama tidak menangis? Seharusnya Anda tak perlu takut mencucurkan air mata. Seperti sepenggal lirik dari lagu Air Mata yang dinyanyikan oleh grup band Dewa di atas. Sebagai manusia, wajar jika kita menangis, baik pria maupun wanita. Apalagi, menangis banyak manfaatnya.

Menurut penelitian, perempuan menangis sekitar 47 kali dalam setahun, sedangkan laki-laki hanya tujuh kali. Tingginya hormon prolaktin dalam tubuh wanita diduga jadi penyebabnya.

Sebuah penelitian yang dilakukan para ahli di Amerika Serikat menyebutkan, 9 dari 10 orang mengaku merasa lebih lega setelah menangis. Bahkan, para ahli juga percaya kalau menangis bisa menyembuhkan sakit dan meningkatkan kadar hormon adrenalin.

"Menangis adalah pelepasan emosi yang paling tepat saat kita tak bisa mengungkapkannya lewat kata-kata," kata Dr Simon Moore, psikolog dari London Metropolitan University. Menurut Profesor William Frey, ahli tangis dari AS, air mata yang dikeluarkan saat kita sedang emosional mengandung hormon endorphin atau stres sehingga bisa membuat perasaan lebih plong. Menangis juga diketahui bisa menurunkan tekanan darah dan denyut nadi.

Bila ada yang masih takut disebut cengeng karena menangis, sebaiknya simak manfaat dari mencucurkan air mata berikut ini.
  • Minta tolong
    Tak semua hal bisa diungkapkan lewat kata-kata. Demikian juga saat kita sedang membutuhkan bantuan orang lain. Saat air mata mengalir, ini bisa jadi tanda Anda butuh dibantu. Tangisan juga kerap menimbulkan rasa iba orang lain.

  • Melepas stres
    Setelah menangis hati yang sesak pun langsung terasa lega. Penelitian pun menunjukkan bahwa air mata yang keluar bisa melegakan rasa stres.

  • Meredakan sakit
    Sebuah studi yang dilakukan di Jepang menunjukkan, orang yang lebih sering menangis lebih jarang mengalami sakit encok. Para ahli menduga hal itu berkaitan dengan dikeluarkannya hormon endorphins atau hormon antisakit saat kita menangis.

  • Lebih kuat
    Selama dan setelah menangis kita akan menarik napas dalam sehingga kadar oksigen dalam darah meningkat. Hal ini akan membuat mental dan fisik terasa lebih kuat.


Melihat banyaknya manfaat dari tangisan, para peneliti di AS kini merekomendasikan terapi menangis untuk orang-orang tertentu, terutama mereka yang punya kesulitan dalam mengekspresikan emosinya.

Menangislah jika Anda sudah siap. Anda mungkin dalam keadaan shock dan penyangkalan serta bahkan tidak merasakan kesedihan selama beberapa waktu, jam-jam pertama atau kadang-kadang bahkan beberapa hari setelah kehilangan. Namun ketika saatnya emosi mulai muncul, biarkan air mata Anda mengalir.



6. Pergilah Keluar!


Habiskan waktu untuk minum teh atau kopi di kafe, berkeliling di toko buku, atau jalan-jalan di pertokoan/di taman.



7. Dapatkan Dukungan.




Mungkin semua orang pernah mengalami kegagalan, gagal dalam hal apapun. Kegagalan tersebut berdampak pada sikologis setiap orang dan dampak tersebut berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Ada orang yang menyikapinya dengan bersedih, murung, seakan dunia telah kiamat dan hidup sudah tidak berarti lagi. Ada yang menyikapinya dengan malah merusak dirinya dengan bergelut pada dunia hitam dan ada juga yang malah dengan pikiran fositip berpacu untuk terus mencoba jalan lain menemukan kesuksesannya dan inilah yang ter daik dalam kita menjalani dan menyikapi kegagalan itu.

Gagal.. sedih sekali memang ketika kita mengalaminya, tetapi bukan itu yang mesti kita lakukan murung,menyendiri,dan tetap diam tanpa ada kemauan untuk berusaha memperbaikinya. yang terpenting dari semua itu bukanlah perasaan sesaat yang diakibatkan dari kegagalan itu!! Saat kita tidak menyerah pada kegagalan dan selalu menguatkan dan membulatkan tekat untuk maju, pasti kemenangan yang akan kita peroleh jauh lebih besar dari perasaan sedih sesaat yang melenakan dan membuat kemunduran.

Mungkin kita bukan lah gagal tetapi kita menemukan jalan atau cara yang keliru dalam memperoleh tujuan. disini kita harus benar-benar bisa menyikapi semua ini dengan berfikir positif dan empelajari kesalhan itu dan terus berusaha sekuat tenaga dan pikiran sampai kita memperileh titikbalik yang positif yaitu keberhasilan yang kita harapkan walau dengan beribu cara namun tetap sati cara yang mampu mencapai keberhasilan itu dan itu tetap harus kita syukuri.

inti dari kegagalan tersebut dalah bagai mana kita bisa menerima kegagalanitu sebagai suatu yang bermanfaat untuk diri sendiri dan juga orang lain. Sebab dari setiap kegagalan pasti ada jalan keluar lain yang lebih baik kalau kita menyikapinya dengan selalu berpikir positif. Yang terpenting dari semua itu adalah do'a,meminta kepada sang maha esa untuk selalu meridhoi setiap usaha yang kita jalankan dan kita tetap harus ikhlas menerima apa-apa yang terjadi dalam usaha yang kita lakukan karena setiap kegagalan dan keberhasilan yang kita peroleh tidak pernah lepas dari campur tangan_Nya. Tuhan selalu punya rencana untuk setiap umatnya.

Bicaralah dengan orang-orang yang dalam hidupnya sudah pernah mengalami kehilangan atau kegagalan.



8. Ampunilah.




Ya Allah, jika aku selama ini masih merasa benar sendiri.
Atau terkadang masih suka menyalahkan pendapat orang lain yang berbeda.
Merasa diri sudah beribadah dan beramal banyak.
Dan masih suka mencari-cari kesalahan dan kekurangan orang lain.

Ya Allah , Ya Tuhanku......
Ampunilah aku.....
Ampuni segala dosaku ........
Aaaammiiiiiinnnn ......

Anda mungkin berpikir atau mengatakan “Saya seharusnya…. Saya seharusnya tidak…. Saya dapat…. Jika saja saya dapat….” Pikiran-pikiran tentang apa yang seharusnya dilakukan dan tidak dilakukan hanya akan membuat Anda gila. Tak ada manusia yang sempurna, jadi ampunilah diri Anda sendiri dan orang lain.



9. Mencari Pelarian.




Aku tahu badai ini akan berlalu & ketika badai ini usai, aku akan melihat hidup yang lebih baik. Namun entah mengapa sesekali aku berada di titik nol. Aku ingin kembali ke masa ketika aku hanya mengurusi diriku sendiri & tidak perlu serius memperhatikan orang lain. Kadang aku ingin kembali ke masa ketika tidak ada satupun orang yang menanyakan kabarku. Kembali ke masa ketika aku tidak perlu memperhatikan diriku sendiri. Aku berjanji untuk menyelesaikan apa yang telah dimulai. Aku mengijinkan diriku untuk drop, tapi aku tidak mengijinkan diriku berlarut-larut dalam mengasihani sendiri

Pelarian bisa jadi hal yang sehat dalam dosis yang pas dan bisa disalurkan dalam berbagai bentuk. Misalnya, seseorang yang dalam keadaan tertekan, dia menghabiskan banyak waktu untuk tidur. Hal ini sebenarnya merupakan bentuk mekanisme pertahanan tubuh. Jadi carilah pelarian! Pergilah menonton ke bioskop, lakukanlah hobi baru, banyaklah tidur siang atau lakukanlah suatu perjalanan.



10. Berdoalah.



Ayah yang sedang mendoakan aku di rumah Allah , dengan sepenuh hati . Ayah bilang ia sedang berdoa demi kebahagiaan aku. padahal maaf Ayah , aku saja suka lupa berdoa demi kebahagiaan Ayah dan Ibu.




Seperti ibu ini yang selalu berdoa dan mengingat kepada Tuhannya , dimanapun ia berada ,khusu tanpa terpengaruh dengan sekitarnya




Dan sebagai bentuk ucapan syukur pada penciptaanNYA, sebagai wujud penghambaan kepadaNYA

Jadi berdoalah , berdoalah di manapun saja
yang penting keikhlasan hati dan niat berdoa hanya karena Allah ta`ala
biarkan ia yang mengabulkan
dalam bentuk yang sesuai dengan yang kita inginkan
dalam wujud lain yang lebih baik dari apa yang kita minta
dalam bentuk surga sebagai balasan saat kita akhir nanti
percayalah , IA selalu mengabulkan doa kita semua
meski
ada yang dikabulkan sekarang
ada yang dikabulkan nanti
ada yang diganti dengan sesuatu yang lebih baik
jadi tetaplah
berdoa … berdoalah di manapun saja

Biarkan Tuhan yang memulihkan Anda.



11. Singkirkanlah yang negatif.




Seorang yang motornya mogok, berjalan di keremangan malam. Ia berjalan sambil menuntun motornya. “Tuhan, sial banget aku hari ini. Apes banget.. Tuhan, mengapa kau tak adil… Sudah tak Kau beri motor bagus, Kau beri aku mogok pula.. Kau beri aku sedikit rejeki.. Selalu kau timpakan aku dengan kesulitan dan kemalangan.. Selalu kau buat hidupku merana.. Rasanya tak ada kebahagiaan yang tersisa.. Kau siksa diriku.. Oh, Tuhan, sungguh kejam dan tak adil rasanya ini buatku.. Kau begitu kejam..!!”, tuturnya dalam hati.. Sambil terseok mendorong motornya di keremangan malam, pikirannya selalu mengutuk pada ketidakadilan Tuhan yang dirasakannya

Seseorang lainnya di tempat yang sama, berjalan kaki sambil melayang pikirannya, “Alhamdulillah Tuhan, Engkau beri aku nikmat yang amat banyak.. Kau masih beri aku kesempatan untuk melihat dunia, meski hanya dengan satu mata saja.. Meski gelap, Kau berikan bulan yang begitu terang malam ini, Kau berikan bintang untuk menemaniku berjalan malam ini.. Angin pun tak sekencang biasanya.. Kau berikan aku nikmat berjalan kaki malam ini.. Thank`s Tuhan..”, katanya dalam hati sambil tersenyum seolah memberikan senyuman itu pada Tuhannya..

Jika kita berpikir bahwa Tuhan tidak adil, kejam, tidak memberi rezeki, membuat kita merana karena takdir-Nya, maka itu yang akan terjadi. Bila kita berpikir sebaliknya, Tuhan Mahakasih, Mahasayang, Maha memberi rezeki, Mahaadil, maka itu pula yang akan menjadi kenyataan.

Hentikan pikiran-pikiran negatif — ingat, pikiran-pikiran itu mengubah unsur-unsur kimia dalam otak Anda menjadi hal-hal yang lebih buruk. Berhatilah-hatilah berada diantara orang-orang yang negatif. Jika memungkinkan, menjauhlah dari keadaan yang membuat Anda sedih (lihat “Larilah”).



12. Berolahragalah.


Jangan mengabaikan tubuh Anda. Sekali-sekali, pergilah ke pusat kebugaran, dimana Anda akan dikelilingi oleh banyak orang. Olah raga memperbaiki penghargaan diri dan menghasilkan hormon-hormon positif dalam tubuh Anda. Kenikmatan yang timbul saat endorfin untuk dilepaskan selama berolahraga dapat memberikan hasil yang mengagumkan




Sumber :
http://kutipanbusakataislam.blogspot.com/2011/04/ceritakanlah-tenteng.html
http://tioksab.blogspot.com/2011/04/bila-memang-harus-berakhir.html
http://catatanrinny.blogspot.com/2010/12/version1.html
http://motivatorsiswa.blogspot.com/2011/04/menangislah-bila-kau-memang-harus.html
http://surya19.multiply.com/journal/item/2/KEGAGALAN
http://danikaizen.blogspot.com/2011/02/ya-tuhanku-ampunilah-dosaku.html
http://febevivi.multiply.com/journal/item/117/Tidak_Ingin_Menoleh_ke_Belakang
http://realylife.wordpress.com/2008/04/28/berdoa-berdoalah-di-manapun-saja/
http://www.emotivasi.com/2008/07/31/12-cara-mengatasi-kesedihan/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar