Terima kasih Atas kunjungannya

Senin, 26 April 2010

Segudang manfaat serat.

Kebiasaan pola makan kaya serat sebaiknya diperkenalkan sejak dini, misalnya dimulai pada saat usia masih sekitar 2 tahun. Pada saat inilah seseorang belajar pola makan yang sehat, yaitu makan dengan kandungan gizi lengkap dan seimbang akan berguna sebagai langkah pencegahan beragam penyakit degeneratif dimasa dewasa dan masa tua.

Serat dapat membantu melunakkan konsistensi tinja, sehingga mudah dikeluarkan dengan demikian membantu mengatasi kondisi susah buang air besar. Serat juga dapat menjaga kadar air dalam saluran pencernaan serta mengikat kolesterol dan asam empedu serta membawanya keluar dari tubuh bersama tinja, sehingga menurufnkan konsentrasi lemak dan kadar kolesterol darah.

Kandungan serat dalam 100 gram sayuran, kacang-kacangan dan buah-buahan.

Bayam 0,9---------------Kacang kedelai 4,9----------------Alpukat 1,4.
Kangkung 1--------------Kacang tanah 2--------------------Anggur 1,7
Daun Pepaya 2,1---------Kacang Hijau 4,1------------------Apel 0,7.
Daun singkong 1,2-------Jagung 2,9------------------------Belimbing 0,9.
K0l 1,2-----------------Kedelai bubuk 2,5-----------------Jambu biji 5,6.
Sawi hijau 1,2----------Kecap kental 0,6------------------Jeruk bali 0,4.
Seledri 0,7-------------Tahu 0,1--------------------------Jeruk sitrun 2.
Selada 0,6--------------Susu kedelai 0,1------------------Mangga 0,4.
Tomat 1,2---------------Taoge 0,7-------------------------Melon 0,3.
Paprika 1,4-------------Tempe 0---------------------------Nanas 0,4.
Cabai 0,3---------------Pepaya 0,7.
Buncis 1,2--------------Pisang 0,6.
Kacang panjang 2,5------Semangka 0,5.
Bawang putih 1,1--------Sirsak 2.
Bawang merah 0,6--------Srikaya 0,7.
Kentang 0,3
Lobak 0,7
Wortel 0,9
Brokoli 0,5
Kembang kol 0,9
Asparagus 0,6
Jamur 1,2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar