Ada cinta yang mekar
di tengah gurun sepi kita.
Cinta ini
bagai bunga yang mengundang
semua lebah di semua sarang.
Bumi sepi kita
menumbuhkan bunga itu
namun benihnya
datang dari luar bumi kita
dibawa Roh dari Daerah lain
Pertumbuhan sang bunga
terjamin di tanah rendah dan sepi
bila duri ambisi dan onak angkuh
direngut radikal ditempat jauh
nafsu-nafsu liar dibakar
Hidup dan kembangnya
dari atas
dari titik-titik embun
ini cukup untuk
mencipta rumput
sekalipun di padang gurun.
Cinta di padang gurun, R Pius Budiwijaaya, stensilan.
Raawa seneng - Temanggung. 1985
Tidak ada komentar:
Posting Komentar