Terima kasih Atas kunjungannya

Sabtu, 03 April 2010

Asal tak hina disisi Tuhan.

Apa peduli hinaan orang.
Hinaan orang tidak mengurang;
Jangan didengar sanjung dan puji.
Sanjung dan puji membunuh hati.

Kalau telah benar jarum pedoman.
Sesuai dengan peta ditangan.
Marilah kita terus berjalan.
Kata orang jangan dihiraukan.

Apa saja kita kerjakan.
Akan banyak orang yang suka.
Banyak pula orang yang benci.

Asal tak hina disisi Tuhan.
Biarlah hina di mata dunia.
Dalam mencari perkenan Ilahi.


Samadi.

Senandung hidup, Pustaka Jaya, Jakarta, 1`975.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar