Dalam persembahan sujud ini
Kuteteskan air mata keikhlasan untukmu sang pemilik cinta
“Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Kasih Dan Maha Sayang.
Ya ALLAH… aku bermohon padamu, hendaklah jaga aku sehingga aku tak lagi menentangmu.
Sungguh aku binggung dengan ketakutan, karena banyaknya dosa dan kemaksiatan bersamaan dengan anugerah-Mu dan kebaikan-Mu.
Lidahku tlah keluh karena banyaknya dosa-dosaku.
“Tlah hilang wibawa wajahku, maka dengan wajah yang mana aku harus menemui-Mu,
Setelah dosa-dosa membuat wajahku Muram?
Dengan lidah mana aku harus menyeru-Mu ,
Setelah maksiat membuat lidahku bungkam.
Ya ALLAH bagaimana aku menyeru pada-Mu? Padahal aku pendosa.
Tapi bagaimana aku tidak menyeru-Mu? Padahal Engkau maha pemberi karunia
Ya ALLAH… bagaimana aku menyeru padamu? Padahal aku adalah aku
Tapi bagaimana aku tidak menyeru-Mu? Padahal Engkau adalah Engkau.
Bagaimana aku bergembira? Padahal aku telah menentang-Mu
Tetapi bagaimana aku berduka? Padahal aku telah mengenalmu.
Wahai Dzat Yang Maha Kasih…Duhai Dzat yang Maha Sayang
Terimalah aku dengan segala persembahanku
Sumber Kompasiana
Daunpun berdzikir
Fitri puspita Hapsari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar